Selasa, 26 Februari 2019

Novel chapter 1

Assalamualaikum Wr. Wb

Hai, kali ini saya menulis sebuah novel. Ini merupakan novel pertama yang saya buat. Saya harap kalian menyukai karya saya.



INEFFABLE


Bab 1

Pelajaran berharga dari embun pagi hari, bahwa yang Indah itu bertahan hanya sebentar.

   Suara bising kendaraan memenuhi gendang telinga salah satu siswi SMA Mahardika,  dia hampir terlambat sekolah karena padatnya kendaraan dijalan raya. Mungkin kali ini keberuntungan berpihak padanya karena gerbang belum tertutup sempurna, jika telat sedikit saja mungkin ini adalah hari pertama dia terlambat.

   Bunyi bel membuat seluruh siswa-siswi SMA Mahardika meninggalkan kelasnya dan berlari menuju lapangan upacara.

"Ana" panggil seseorang dari kejauhan lalu berlari mendekatinya
"Tumben baru datang jam segini?" ucapnya
"Kesiangan gue" ucap Ana sambil mengatur nafasnya
Ya, siswi yang hampir terlambat itu bernama Daviana Sava Zahira atau yang lebih sering disebut Ana. Dan sekarang dia bersama dengan sahabat dekatnya yaitu Adelia. Mereka sudah bersahabat sejak kecil.
"Lo belum kelapangan del? " tanya Ana
"Gue nungguin lo dari tadi" jawab Adelia
"Ya udah ayo ke lapang" ajak Ana.

   Panasnya matahari membuat seluruh siswa SMA Mahardika yang mengikuti upacara mengeluarkan cairan khas dari tubuhnya. Semua murid baris sesuai kelasnya masing-masing terkecuali murid  yang dihukum karena tidak memakai atribut lengkap, mereka harus memisahkan diri dari barisannya dan membuat barisan baru di depan lapangan.

"Na" ucap Adel sambil menyenggol lengan Ana
Ana pun langsung menengok ke arah Adel
"Hhmmm" Ana berdehem
"Liat tuh siswa yang didepan, udah tau hari ini upacara, masih aja gak pake atribut lengkap, bandel emang ya" ucap Adel terlihat kesal.

   Ana hanya terdiam sambil memperhatikan siswa yang berada didepan,  matanya berhenti tepat pada salah satu siswa yang menarik perhatiannya. Ana terus memperhatikan perilaku siswa tersebut. Dan entah mengapa Ana tidak bisa berhenti untuk melirik siswa itu.

"Na, lo liatin apasih?" tanya Adel yang merasa bahwa Ana sedang memperhatikan sesuatu
Ana tidak menyahut, dia tetap melihat ke arah siswa tersebut
"Na!" ucap Adel dengan nada sedikit lebih tinggi
"Iya?" jawab Ana kaget
"Lo liatin apa sih? Serius banget" ucap Adel penasaran
"Gak liatin apa-apa kok" sahut Ana grogi.

   Upacara selesai, semua murid masuk ke kelasnya masing-masing, begitu juga dengan Ana dan Adelia. Sesampainya dikelas Ana terus memikirkan siswa tadi. Pikirannya seperti dipenuhi dengan bayang-bayang wajah siswa itu. Bahkan Adelia dibuat bingung dengan sikap Ana yang berbeda dari biasanya, dia terlihat lebih diam dan sering melamun.

"Lo kenapa sih?  Sakit?" tanya Adel
"Engga kok" jawab Ana berhenti dari lamunannya
"Beneran? Tapi kok gue liat-liat lo diem aja dari tadi"
"Gapapa kok"
"Kalau gitu anter gue ke toilet yu, gue kebelet nih" ucap Adel
"Masih pagi udah beser aja" sahut Ana.

   Jarak toilet dan kantin tidak terlalu jauh. Sehingga Ana bisa bisa pergi ke kantin sebentar sambil menunggu Adel yang berada di toilet. Ana sudah paham betul bahwa Adel pasti akan sangat lama berada di toilet. Saat ana membeli minum, dia bertemu dengan siswa yang tadi pagi dihukum. Gaya siswa itu sedikit bandel, dengan baju yang dikeluarkan, tidak memakai dasi, dan rambut berponi yang membuat siswa itu terkesan cool.

"Dari mana aja lo?" ucap Adel sembari melihat Ana berjalan menuju toilet untuk menghampirinya
"Habis dari kantin, lagian lo kan kalo ke toilet pasti lama, gue jadi bete" ucap Ana sedikit bergurau
"Ya ampun na, gue kan harus benerin make up dulu jadinya lama" sahut adel

**

   Pagi ini Ibu Fida seorang guru matematika, sedang menerangkan sebuah soal pada muridnya yaitu kelas 11 Ipa 1, yang tidak lain adalah kelas Ana. Matematika merupakan salah satu pelajaran yang ana sukai. Bagaimana tidak, ana itu sangat jago dalam hal menghitung.

"Daviana" ucap bu Fida kepada Ana
"Iya bu" jawab ana sopan
"Tolong ambilkan soal-soal matematika ibu dikantor ya"
"Baik bu"
Ana pun langsung pergi menuju kantor. Saat akan kembali ke kelas, ditengah perjalanan seseorang menabraknya, sehingga soal-soal yang ana bawa jatuh berserakan dilantai. Dengan sigap ana langsung mengambil kembali soal-soal tersebut, tanpa melihat ke arah siswa yang menabraknya.
"Kalau jalan liat-liat dong" ucap Ana kesal, masih membereskan soal-soal itu.

   Ana langsung berdiri dan menghadap ke arah siswa tersebut. Deg, hatinya tiba-tiba berdekup kencang, dan mulut ana seketika tidak bisa digerakan saat melihat siswa dihadapannya adalah siswa yang selalu dia perhatikan hari ini. Siswa tersebut langsung pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun kepada Ana. Dan Ana masih mematung ditempat sambil melihat kepergian siswa tersebut.

**

"Ke kantin yuk na" ajak Adel
Adel melihat ke arah Ana yang diam saja sedari tadi
"Na!" suara cetar Adel memenuhi seisi kelasnya, untung saja dikelas hanya tinggal mereka berdua
"Apaan sih" ucap Ana menghentikan lamunannya dan menaruh kedua tangannya pada telinga karena merasa telinga akan pecah karena teriakan Adel
"Ngelamunin apa sih lo? " tanya Adel
Ana pun menceritakan kejadian tadi kepada Adel. Bahkan tidak ada satupun yang terlewat.
"Lo suka sama dia? " tanya Adel lagi
"Kok lo langsung nyimpulin gitu sih, gue kan cuma penasaran aja sama dia, dia tuh kaya gak asing dimata gue" jawab Ana ragu
"Penasaran apa penasaran nih" ejek Adel sambil tertawa.

  Dua mangkuk somay dan dua jus buah berada dihadapan mereka sekarang. Itu adalah menu yang biasa mereka pesan, mungkin karena harganya yang terjangkau dan pastinya sangat enak. Dari awal masuk sampai saat ini tak ada yang bisa menggantikan kelezatan somay dimata mereka.

"Na pulang sekolah anter gue ke toko buku ya" ucap Adel
"Stok buku lo udah habis lagi?" tanya Ana
"Ehehe iya nih, kemarin baru habis bacanya" ucap Adel sedikit tersenyum
"Oke deh" jawab Ana

   Kantin yang tadinya tenang menjadi ramai. Siapa lagi yang datang kalau bukan most wanted  sekolah. Mereka semua adalah cowo-cowo yang terkenal karena ketampanannya dan selalu didambakan oleh semua siswi di sekolah ini.

"Muncul deh cowo-cowo so keren itu" ucap Adel bete dengan kedatangan most wanted
Adel memang tidak menyukai mereka, karena menurutnya mereka hanya gaya-gayaan dan bersikap so keren. Ana yang biasanya tidak memperdulikan kedatangan para most wanted, kali ini berbeda. Dia terus memperhatikan ke arah para most wanted itu. Apa lagi yang membuatnya seperti itu kalau bukan karena seorang siswa yang dia kagumi.

"Balik yu na,  gue kenyang nih" ajak Adel yang sebenarnya tidak nyaman karena kedatangan para most wanted itu
"Tunggu deh, gue masih pengen disini" ucap Ana
"Mau ngapain? Ayo lah ke kelas" ajak Adel dengan muka betenya
"Iya bentar, 15 menit aja" tawar Ana.
Ana terus memperhatikan siswa itu. Matanya tidak berkedip sama sekali, bahkan adel yang melihatnya pun dibuat bosan. Ana benar-benar tidak mengalihkan pandangannya. Ana merasa bahwa siswa itu tidak asing lagi dimatanya.

"Liatin aja terus sampe gue jadi presiden" ejek Adel kepada Ana
"Apaan sih lo" ucap Ana malu
"Kok gue baru liat dia ya, apa dianya yang gak pernah nongol" ucap Adel sambil melihat kepada siswa yang Ana kagumi
"Masa? Mungkin mata lo kali yang salah" ejek Ana sambil tertawa.

**

"Gue saranin lo baca novel ini" ucap Adel yang memberikan sebuah novel kepada Ana
"Gak mau, gue gak suka baca novel, lagian novel percintaan kaya gitu kan cuma imajinasi, emang ada ya yang beneran kaya gitu?  Gak ada kan" sahut Ana sambil menaruh kembali buku novel tersebut ke tempatnya
"Ya gapapa dong,  biar sekali-kali lo baca novel, jangan baca buku pelajaran terus, otak lo juga butuh liburan"
"Tiap malem otak gue dicuci biar seger jadi gak perlu liburan" ejek Ana sambil tertawa
"Terserah lo deh na" sahut Adel tertawa


Bersambung........


Gimana sama ceritanya suka gak?  Maaf jika masih terdapat banyak kesalahan, karena saya juga masih dalam tahap pembelajaran.

Tunggu kelanjutan ceritanya ya teman-teman. 

Kasih kritik dan saran kalian ya.
Terima kasih.




Teks Editorial

Assalamualaikum Wr. Wb

Halo, kali ini saya akan memberikan contoh teks editorial. Silahkan disimak.



Hambatan pengembangan Ekowisata

   Di zaman yang canggih ini, dunia pariwisata mengalami peningkatan yang signifikan, tetapi ekowisata justru banyak menemui hambatan dalam perjalanannya. Ekowisata merupakan salah satu kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam.

   Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Mari Elka Pangestu berbicara bahwa: “Dalam perjalanannya memang terasa agak lambat karena menemui beragam masalah yang kompleks."

   Banyak kendala yang dialami oleh pemerintah dalam mengembangkan ekowisata ini, misalnya yaitu terbatasnya akses jalan dan transportasi ke beberapa wilayah yang potensial untuk dikembangkan pariwisata maupun ke tempat-tempat wisata yang sudah ada. Terbatasnya sumber daya manusia yang bisa mendukung keberlangsungan ekowisata juga menjadi hambatan pengembangan ekowisata di Indonesia. Saat ini ekowisata juga hanya bisa dinikmati oleh kalangan menengah ke atas karena biaya yang masih relatif mahal. Padahal, banyak masyarakat kurang mampu yang ingin mengembangkan ekowisata.

   Tentu kita juga ingin agar pengembangan ekowisata di Indonesia dapat berjalan dengan baik. Solusi yang bisa dilakukan oleh pengelola wisata maupun pemerintah ialah memperbaiki sarana prasarana serta akses ke lokasi wisata, serta membuat suatu jaringan transportasi terpadu agar wisatawan merasakan kemudahan dalam menjagkau area wisata. Untuk mengatasi permasalahan peningkatan sumber daya manusia, pemerintah dapat bekerja sama dengan pengelola wisata melakukan pemberdayaan bagi masyarakat sekitar.

   Oleh karena itu, kita sebagai masyarakat juga harus bisa membantu untuk mengembangkan ekowisata agar dapat berjalan dengan baik. Karena, ekowisata dapat memperkenalkan kearifan lokal ditiap-tiap wilayah yang selama ini kurang mendapat perhatian.





Sekian dari saya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya.

Sabtu, 23 Februari 2019

Essay

Menjaga kesehatan mata

      Mata adalah salah satu alat indera yang dimiliki oleh setiap manusia. Mata memiliki fungsi untuk melihat. Dengan mata, kita bisa melihat segala aktifitas yang terjadi disekitar kita. Kita juga dapat mengenali dan menikmati segala isi dunia dari yang terindah sampai yang terburuk sekalipun dengan mata kita.

      Namun, beberapa orang tidak memperdulikan kesehatan mata. Bahkan, ada beberapa orang yang memiliki pengetahuan terbatas akan kesehatan mata. Mereka terlalu fokus kepada kegiatannya dan selalu mengabaikan kesehatan mata mereka sendiri.

      Tahukah kamu beberapa penyakit mata? Ada banyak sekali macam-macam penyakit mata. Namun, umumnya penyakit mata yang sering kita jumpai diantaranya Rabun jauh, Rabun dekat, Rabun senja, Astigmatisme dan Buta warna. Apakah kalian tahu penyebab mata kalian rusak? Penyebabnya sangatlah sederhana diantaranya, berlama-lama di depan TV, komputer, HP dan lain-lain yang dapat membuat mata lelah. Sinar UV yang mengenai mata secara langsung yang dapat mengakibatkan mata kita terasa sakit atau perih. Membaca sambil tiduran. Menonton TV terlalu lama atau terlalu dekat. Akibatnya mata kita menjadi rusak dan juga menurunnya fungsi penglihatan mata.

      Lalu, bagaimana cara untuk menjaga kesehatan mata? Disini saya akan memberikan beberapa informasi untuk menjaga kesehatan mata kalian, diantaranya :

1.Makan makanan yang mengandung vitamin A. Nutrisi yang baik terutama vitamin A dapat mencegah atau memperlambat terjadinya degenerasi pada bagian-bagian mata.
2.Istirahatkan mata. Menutup mata sejenak setelah bekerja di depan komputer atau membaca adalah cara terbaik mengistirahatkan mata atau mengalihkan pandangan ke objek yang jauh selama beberapa menit setiap 30 menit sekali.
3.Jaga jarak pandang. Meletakkan monitor atau buku dalam jarak yang seimbang dari mata yaitu minimum 30 centimeter atau lebih.
4.Memeriksakan mata secara berkala ke dokter mata yaitu setiap 1 tahun sekali.
5.Jangan mengucek mata. Jika mata terasa gatal maka jangan dikucek dengan tangan karena tangan kita belum tentu bersih, lebih baik gunakan obat tetes mata untuk mengurangi gatal dan iritasi pada mata
6.Penggunaan cahaya yang cukup. Melihat dengan cahaya yang minim dapat menyebabkan kelelahan pada mata begitu juga cahaya yang terlalu terang tidak baik bagi mata. Yang paling baik adalah dengan menggunakan cahaya yang lembut dari arah samping.

      Kesehatan mata kita sangatlah penting untuk selalu dijaga, karena kita sangat membutuhkan panca indera penglihatan untuk membantu kita melakukan dan menyelesaikan pekerjaan, ataupun melihat-lihat pemandangan indah dan sebagainya. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap kesehatan mata, dan dengan melakukan beberapa cara dalam menjaga kesehatan mata, semoga kita dapat menjaga kesehatan mata dengan baik dan benar, dan tidak perlu lagi mencemaskan gangguan-gangguan kesehatan mata yang mungkin dapat terjadi pada panca indera kita.





Sekian dari saya, apabila terdapat banyak kesalahan mohon maaf karena saya masih dalam tahap pembelajaran.

Kamis, 21 Februari 2019

Surat Lamaran Pekerjaan

Assalamualaikum wr. wb

Halo teman-teman kali ini saya membuat surat lamaran pekerjaan sebagai tugas praktek Bahasa Indonesia. Jangan lupa beri saran dan komentar kalian ya. 

Kuningan, 16 Desember 2018

Yth.
Kepala Rumah Sakit Rahayu
Bandung

Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini :
nama : Anih Yuniarsih
alamat : JL. Cigintung No.30, Bojong, Kuningan
tempat, tanggal lahir : Kuningan, 16 September 1995
pendidikan terakhir : S1 Ilmu Gizi
telepon : 089626417947

Dengan ini saya mengajukan surat lamaran sebagai Koordinator Ahli Gizi di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin. Saya dapat bekerja secara mandiri maupun dalam tim dengan baik. Sebagai bahan pertimbangan, dengan ini saya melampirkan :

1.fotokopi ijazah dan transkip nilai;
2.fotokopi KTP;
3.fotokopi Kartu Keluarga;
4.fotokopi SKCK;
5.foto ukuran 4x6 @2 lembar.

Demikian surat lamaran pekerjaan ini di sampaikan, besar harapan saya untuk dapat diterima di Rumah Sakit Rahayu yang Bapak/Ibu pimpin. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.


Hormat saya,


Anih Yuniarsih





Sekian pemaparan dari saya, semoga bermanfaat. 

Cerpen

         Orang tua adalah sahabat

Pagi yang cerah, semua siswa-siswi berlarian menuju lapangan karena upacara bendera akan segera dimulai. Mereka membuat barisan sesuai kelasnya masing-masing.
“saya berharap kalian dapat tepat waktu dalam melaksanakan upacara. Dan untuk siswa yang datang terlambat, lain kali tidak perlu ke kelas terlebih dahulu, melainkan langsung menuju lapangan.” Sebagian amanat yang diberikan oleh pak Aris.

Selesai upacara siswa-siswi masuk ke kelasnya masing-masing, begitu juga denganku. Namaku Aqilla Azzahra Putri kelas X IPA 1 dan juga ketiga temanku yaitu Dera, Caca dan Sofi.
“kaki aku pegel banget nih” ucap Dera
“sama aku juga, untung aja aku ini termasuk wanita kuat, coba kalo gak, mungkin aku udah pingsan.”ucap Caca yang membuat kami sedikit tertawa.
“iya deh iya terserah wanita kuat aja” kataku sambil tersenyum.

            KRING. Jam pelajaran selesai dan sekarang waktunya istirahat, semua murid menuju kantin untuk mengisi perutnya yang kosong, tetapi tidak denganku.
“ke kantin yuk” ajak Sofi
“yuk, aku udah laper banget nih” sahut Caca
“qil kamu mau ke kantin gak?” tanya Dera kepadaku
Aku yang sedang sibuk mengerjakan tugas matematika tidak mendengar ucapan Dera.
“hey Aqilla, ke kantin gak?” tanya Sofi dengan nada suara lebih tinggi
Aku pun langsung melihat kearah tiga temanku
“engga deh, aku mau meyelesaikan tugas ini dulu” jawabku
“ya udah deh, tapi kamu gak bakal laper?” tanya Caca
“engga, aku bawa bekel kok” jawabku lagi.

            Mereka bertiga pun langsung pergi menuju kantin dan aku melanjutkan mengerjakan tugas. Tidak terasa bel pulang sekolah pun berbunyi. Semua murid berhamburan keluar kelas dan bersemangat untuk pulang.

            Sesampainya dirumah akupun langsung membersihkan badan yang sudah lengket akibat aktivitas hari ini. Setelah itu, aku berbaring di tempat tidur. Ibuku sangat sibuk dengan pekerjaannya, tidak ada waktu bagiku untuk sharing dengan ibu tentang aktivitas keseharianku, aku fikir ibu dapat kehilangan konsentrasi dalam pekerjaannya jika aku mengajaknya berbicara, oleh karena itu aku hanya melihat ibu dari pintu ruangannya saja. Dan ayahku bekerja diluar kota, dia pulang sebulan sekali. Jika ditanya perihal rindu, aku benar-benar merindukan ayahku.

            Matahari terbit menandakan aktivitas segera dimulai. Akupun bersiap untuk berangkat sekolah dan ibuku selalu menyiapkan bekal untuk sekolah sebelum dia berangkat kerja.
“qilla berangkat ya bu, assalamualaikum” ucapku sambil mencium tangan ibu
“iya hati-hati, waalaikumssalam” jawab ibu
Sesampainya di sekolah aku pun langsung menaruh tas di bangku.
“selamat pagi qilla” ucap Caca
“pagi juga ca” jawabku
Aku dan Caca adalah teman sebangku, kita sudah bersahabat sejak kecil karena rumah kita yang bisa dibilang lumayan dekat.

            Pelajaran dimulai dan sekarang pelajaran kelasku adalah olahraga. Kami semua pun berganti pakaian menggunakan seragam olahraga. Setelah itu, kami langsung menuju lapangan dan melakukan pemanasan, lalu pak Delix selaku guru olahraga pun menghampiri kami.
“hari ini kita olahraga basket tetapi berhubung bapak ada urusan sebentar, jadi kalian bisa bermain basket terlebih dahulu” ucap pak Delix

Pak Delix pun meniggalkan lapangan. Dan anak-anak pun membuat tim untuk bermain. Tim pertama yaitu aku,caca,putri,selvi dan salsa melawan tim kedua yaitu sofi,nadin,farah,hanum dan jun. Permainan berlangsung sangat seru. Saat bola dioper ke arahku, aku pun langsung meraihnya sambil berlari, Nadin tepat dibelakangku mencoba untuk merebut bolanya dariku tetapi tiba-tiba
BUGH. Aku terjatuh. Aku pun meringis kesakitan sedangkan Nadin berlari ke pinggir lapangan. Aku pun dibantu Caca menuju pinggir lapangan untuk mengobati lukaku. Ternyata celana dibagian lututku robek dan terdapat luka dilutut yang lumayan besar. Nadin yang melihatpun langsung menghampiriku dan membantu membersihkan lukaku.
“tadi kamu kesandung sama kaki kamu sendiri, tapi karena aku ada dibelakang kamu, aku takut kalo kamu jatuh karena aku, jadi aku minta maaf ya” ucap Nadin padaku
“iya gapapa kok din, ini juga salahku yang gak hati-hati” jawabku sambil menahan rasa sakit dikaki.

Setelah lukaku dibersihkan dan diperban, aku pun dibawa ke UKS untuk istirahat sejenak. Saat itu guru penjaga UKS menghampiriku.
“sakit tidak nak? Kakinya bisa dibengkokan tidak? Kalo tidak bisa nanti kita cek ke puskesmas”ucap Bu Rida kepadaku
Aku tidak mau dibawa ke puskesmas, karena menurutku ini bukan luka yang serius dan aku langsung menjawab “engga bu, cuma sedikit sakit aja, ini juga bisa dibengkokin kok bu kakinya”
“ya udah tapi kalo sakit bilang aja ya, takut kenapa-kenapa “ ucap bu Rida lagi
“iya bu” jawabku

          Setelah itu Ibu Rida pergi meninggalkan UKS. Dan saat ini hanya aku yang berada di UKS, tiba-tiba seseorang membuka pintu UKS dan berjalan menghampiriku. Mungkin aku tidak mengenalnya, karena dia memakai masker yang menuputi wajahnya. Dan yang aku tau kalau dia adalah laki-laki.
“GWS” ucap laki-laki itu
“nih minum buat kamu, pasti kamu haus kan?” ucap laki-laki itu lagi padaku.
Aku penasaran dengan sosok laki-laki itu, ingin aku membuka masker di wajahnya, tetapi dia langsung memberikan minum itu padaku dan pergi meninggalkanku. Tidak berselang lama Caca datang ke ruang UKS.
”qill kakinya masih sakit? Kalo gitu kamu di uks aja ya, biar kamu bisa istirahat” ucap Caca
“gak mau, aku mau ke kelas aja, lagian habis ini kan pelajaran matematika, aku gak mau ketinggalan pelajaran.” Jawabku
“kamu yakin? Kaki kamu kan masih sakit” sahut caca lagi
“gapapa kok” ucapku

         Aku dibantu Caca berjalan menuju kelas. Selama pejalanan aku masih memikirkan laki-laki yang memberikan minum itu padaku. Mengapa dia bisa tahu bahwa aku ada di uks. Sesampainya dikelas Nadin langsung menghampiriku.
“qill maaf ya “ ucap Nadin dengan kepala sedikit menunduk
“iya gapapa kok din, lagian kan itu karena aku yang kurang hati-hati” jawabku
Aku pun mengganti pakaian seragam olahraga menjadi seragam putih abu. Saat melipat celana olahraga, aku melihat celanaku yang robek, ternyata cukup besar.
“qill robek ya celananya? Terus gimana dong?” tanya Dera yang melihat bagian celanaku yang robek
“gapapa, nanti aku coba jahit dirumah” jawabku santai

            Pelajaran matematika dimulai. Aku merasakan ngilu pada kakiku, lalu aku mencoba meluruskan kakiku agar tidak terasa ngilu, akibat luka ini aku kurang fokus dalam belajar.
KRING. Bel pulang sekolah berbunyi. Semua murid berhamburan meninggalkan sekolah. Sesampainya di rumah ternyata ibu sedang keluar, aku berfikir bahwa aku tidak akan memberi tahu luka ini pada ibu, karena bila ibu tau pasti dia akan marah kepadaku. Akhirnya setiap berjalan didepan ibuku, aku selalu bersikap biasa saja seolah tidak ada apa-apa. Bahkan aku mengobati lukaku sendiri.

            Setelah 3 hari lukaku masih belum sembuh juga. Aku pun tidak bisa terus menutupi semuanya. Akupun datang ke ruang kerja ibu dan memberitahu ibu bahwa kakiku terluka akibat bermain basket. Awalnya aku tidak berani untuk berbicara, tapi hatiku mengatakan bahwa aku harus berbicara kepada ibu. Ibuku sontak terkejut melihat luka dilututku, lalu ibu mengobatinya sambil terus berbicara.
“kenapa bisa jatuh? Makanya kalau olahraga tuh hati-hati, kalau udah begini kan kamu juga yang ngerasain sakit, ibu tuh gak mau kalau kamu sampai luka begini” ucap ibu sambil mengoleskan obat merah ke lukaku.
“iya bu maaf, aku kurang berhati-hati dalam bermain” jawabku

Setelah beberapa hari lukaku sudah mengering dan mudah untuk digerakan. Sejak hari itu aku tidak akan pernah menyimpan sesuatu sendiri, melainkan harus menceritakan kepada ibu. Sebenarnya ibu tidak memarahi kita hanya saja dia terlalu khawatir kepada kita. Dan seorang ibu pasti sangat sayang kepada anaknya, dan kita sebagai anak harus tahu kapan waktu yang tepat untuk sharing dengan orang tua. Oleh karena itu, jadikanlah orang tua sebagai sahabat, dan menceritakan segala sesuatu kepadanya tanpa ada yang tertutup. Dan dengan kejadian itu, aku lebih berhati-hati lagi dalam melaksanakan setiap kegiatan.

Sabtu, 16 Februari 2019

Artikel

Apakah Sehat Jika Hanya Makan Buah Setiap Hari?

Siapa yang tidak tahu buah-buahan. Setiap orang pasti memakan buah-buahan setiap hari karena, biasanya setiap selesai makan rata-rata beberapa orang memakan buah-buahan sebagai makanan penutup. Buah-buahan juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. 
Buah-buahan merupakan salah satu jenis makanan yang selalu direkomendasikan oleh ahli kesehatan karena manfaatnya yang dapat membantu menjaga fungsi dan kesehatan tubuh.
Beberapa orang bahkan hanya memakan buah-buahan saja saat sedang diet. Namun, sehatkah jika sehari-hari kita cuma mengonsumsi buah-buahan saja? Beberapa orang percaya bahwa menjadi Fruitarian, alias orang yang hanya makan buah-buahan, merupakan cara untuk menjadi sehat.  
Inna Wakeham, salah satu fruitarian, sudah setahun terakhir ini hanya mengonsumsi buah, baik dalam bentuk dimakan langsung atau dijus. Ia bahkan tidak minum air putih karena khawatir air tersebut tercemar. "Menjadi fruitarian telah mengubah hidup saya. Saya merasa lebih muda dan cantik. Berat badan berhasil turun dan mood juga lebih baik," kata wanita berusia 50 tahun dari Inggris ini. 
Para ahli mengatakan bahwa mengasup buah saja tidaklah menyehatkan. Apalagi, buah-buahan biasanya mengandung gula tinggi. Tidak mengonsumsi sumber protein juga dianggap dapat memicu gangguan penyakit.  
"Saya tidak merekomendasikannya. Pola makan ini bisa menyebabkan kurang gizi dan kelebihan serat bisa menyebabkan sakit perut. Mengganti air putih dengan jus buah juga berbahaya karena kandungan gula dalam jus sangat tinggi," kata Anna Daniels, ahli gizi. 
Daniels menjelaskan, penganut fruitarian bisa kekurangan nutrisi dan vitamin yang sangat penting untuk kesehatna kulit. Juga kekurangan protein, kalsium, dan asam lemak, yang dibutuhkan untuk memperbaiki sel-sel dan tulang," katanya. 
Namun kita juga harus berhati-hati dengan buah-buahan, sebab beberapa jenis buah memiliki jumlah gula yang tinggi. Gula yang ada di dalam buah disebut dengan fruktosa, salah satu jenis karbohidrat sederhana yang dapat meningkatkan gula darah. Semakin matang buah, maka akan semakin tinggi jumlah fruktosa dan glukosanya, sehingga menimbulkan rasa yang manis. 
Untuk beberapa orang, hal ini harus diperhatikan sebab mengonsumsi buah yang sangat manis bisa membuat gula darahnya naik dengan cepat. Bukan berarti makan buah tidak baik, tetapi sebaiknya kita mengikuti anjuran porsi makan buah dan sayur yang sudah ditentukan.  
Lalu bagaimana porsi makan buah yang baik untuk kesehatan? 
Dalam sehari, kita harus mengonsumsi buah sedikitnya 150 gram buah. Dalam 150 gram buah tersebut kita bisa mendapatkan 150 kalori dan 30 gram karbohidrat. Tentu kita juga harus tau buah apa saja yang memiliki kadar gula rendah. 
Oleh karena itu, kita harus bisa menjaga pola makan buah kita, karena jika kita kekurangan maupun kelebihan dalam mengosumsi buah-buahan maka dapat berpengaruh pada kesehatan kita.


Semoga bermanfaat :)